Masjid di Cirebon Gelar Tarawih 3 Jam, Baca 3 Juz Al-Qur'an dengan 5 Imam Bergiliran
Scan this QR or download app from:
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Home
Aceh
Sumut
Sumsel
Jabar
Jateng
Yogya
Jatim
Bali
Kalbar
Sulsel
Babel
Lampung
Maluku
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Link Copied!
Read Next : Viral Ribuan Warga Sumenep War Tempat Tarawih sejak Sore demi Dapat Zakat Mal
Daerah
Jabar
Detail Berita
Masjid di Cirebon Gelar Tarawih 3 Jam, Baca 3 Juz Al-Qur’an dengan 5 Imam Bergiliran
Sabtu, 21 Februari 2026 – 00:45:00 WIB
Share
Link Copied!
iNews TV
Jemaah tampak khusyuk melaksanakan salat tarawih di Masjid Nurul Ikhsan, Kabupaten Cirebon, meski berlangsung selama tiga jam. (Foto: iNews)
CIREBON, iNews.id – Salat Tarawih di Masjid Nurul Ikhsan, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mungkin yang terlama di Indonesia. Di masjid ini, salat Tarawih yang hanya dilakukan di Bulan Ramadhan berlangsung selama tiga jam lebih.Durasi lama ini disebabkan setiap malamnya, imam memimpin salat dengan bacaan sebanyak tiga juz Al-Qur’an.
Baca Juga
Hujan Tak Surutkan Ribuan Jemaah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al Akbar Surabaya
Pelaksanaan salat Tarawih 23 rakaat di masjid ini dimulai sejak ba’da Isya dan baru berakhir menjelang tengah malam. Untuk menjaga kualitas bacaan dan ketahanan fisik, pihak masjid tidak hanya mengandalkan satu orang imam.”Di Masjid Nurul Ikhsan ini kami menyediakan lima orang imam yang bertugas secara bergantian. Mereka semua adalah para santri dan kiai penghafal Al-Qur’an (Hafidz),” ujar pendiri Masjid Nurul Ikhsan, Ikhsan Abdullah, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga
Penampakan Salat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal, Dipadati Ribuan Jemaah
Karena durasinya yang sangat lama, pihak pengelola memberikan kelonggaran bagi jemaah. Tak jarang terlihat jemaah yang beristirahat sejenak, duduk, atau bahkan berbaring di area masjid saat merasa lelah, sebelum kemudian kembali menyambung saf salat.Seorang jemaah asal Jagapura Wetan, Fatikhatul Jannah, mengaku meski melelahkan secara fisik, ada kepuasan batin bisa mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an dalam salat.”Memang cukup lama sampai tiga jam, tapi kami sudah terbiasa. Rasanya lebih khusyuk karena bisa mendengarkan lantunan ayat suci dalam jumlah banyak setiap malamnya,” ungkap Fatikhatul.Ikhsan Abdullah menambahkan bahwa tradisi Tarawih terlama ini justru lahir atas permintaan warga dan jemaah setempat. Program ini baru berjalan selama lima tahun, tepat sejak masjid tersebut pertama kali didirikan.