Gedung Perpustakaan SD Sumber Salam Bondowoso Ambruk saat Pesantren Ramadan
Scan this QR or download app from:
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Home
Aceh
Sumut
Sumsel
Jabar
Jateng
Yogya
Jatim
Bali
Kalbar
Sulsel
Babel
Lampung
Maluku
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Link Copied!
Read Next : Ruang Kelas SMPN 1 Gedangan Sidoarjo Ambruk, Puluhan Siswa Dipindah ke Laboratorium
Daerah
Jatim
Detail Berita
Gedung Perpustakaan SD Sumber Salam Bondowoso Ambruk saat Pesantren Ramadan
Kamis, 26 Februari 2026 – 01:45:00 WIB
Share
Link Copied!
iNews TV
Gedung Perpustakaan SD Negeri Sumber Salam 02 Bondowoso ambruk usai diguyur hujan deras disertai angin kencang. (Foto: iNews)
BONDOWOSO, iNews.id – Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang mengakibatkan gedung perpustakaan SD Negeri Sumber Salam 02, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, ambruk.Tidak ada korbn jiwa maupun luka dalam peristiwa yang terjadi Senin (23/2/2026) sore itu. Namun, kondisi bangunan dan ribuan buku serta berbagai fasilitas sekolah yang berada di dalam ruangan rusak berat.
Baca Juga
Jembatan di Sungai Cikambuy Serang Ambruk, Akses Kibin–Cikande Lumpuh
Peristiwa ambruknya atap gedung ini terjadi saat kegiatan Pesantren Ramadan sedang berlangsung. Sebanyak 79 siswa yang hadir saat itu beruntung sedang dikumpulkan di musala sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.”Siswa sedang di musala, sehingga tidak ada yang berada di sekitar area perpustakaan saat kejadian,” ujar Metra Isdianto, guru SDN Sumber Salam 02, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga
Terekam Video, Asrama Pesantren Al-Adalah di Padasari Tegal Ambruk akibat Tanah Bergerak
Kondisi gedung kini hancur total. Material atap berupa genteng dan rangka kayu yang patah berserakan menimpa meja, lemari, hingga koleksi buku perpustakaan, sehingga ruangan tersebut kini tidak bisa digunakan sama sekali.Faktor Usia dan Kayu LapukBerdasarkan pengamatan di lokasi, ambruknya bangunan diduga kuat karena faktor usia. Rangka kayu yang menopang atap diketahui sudah lama lapuk dimakan usia. Beban berat dari genteng ditambah guyuran air hujan yang deras membuat bangunan tersebut tidak lagi mampu berdiri tegak.
Editor: Kastolani Marzuki
Page: