Gedung Gradhika Pemprov Jateng Rusak Tertimpa Tower saat Hujan dan Angin Kencang
Scan this QR or download app from:
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Home
Aceh
Sumut
Sumsel
Jabar
Jateng
Yogya
Jatim
Bali
Kalbar
Sulsel
Babel
Lampung
Maluku
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Link Copied!
Read Next : Viral Pekerja Gondola Gelantungan Diterpa Angin di Lantai 25 Apartemen, 1 Orang Tewas
Daerah
Jateng
Detail Berita
Gedung Gradhika Pemprov Jateng Rusak Tertimpa Tower saat Hujan dan Angin Kencang
Rabu, 04 Maret 2026 – 21:40:00 WIB
Share
Link Copied!
iNews TV
Gedung Gradika Bhakti Praja kompleks Kantor Gubernur Jateng rusak tertimpa tower roboh akibat angin kencang. (Foto: iNews)
SEMARANG, iNews.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Semarang, Rabu (4/3/2026) sore. Akibatnya, tiang listrik dan sebuah tower di kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah roboh menimpa atap Gedung Gradhika Bhakti Praja.Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian atap gedung yang terletak di sisi selatan kompleks perkantoran tersebut.
Baca Juga
Atap Parkiran di Klaten Roboh Diterjang Angin Kencang, 3 Orang Luka 20 Kendaraan Rusak
Tak hanya gedung, terjangan angin juga merusak atap tempat parkir di bagian belakang kantor. Beruntung, sejumlah mobil yang terparkir di bawahnya tidak mengalami kerusakan serius.Nahas, dua unit mobil lainnya dilaporkan tertimpa pohon yang ikut tumbang saat tower ambruk. Selain kerusakan fisik bangunan dan kendaraan, kejadian ini juga memicu gangguan aliran listrik di sekitar lokasi akibat kabel yang terputus.
Baca Juga
Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 21 Februari 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, langsung turun meninjau lokasi kejadian untuk memastikan kondisi lapangan. Dia menegaskan, langkah prioritas saat ini adalah menjamin keselamatan seluruh pegawai dan masyarakat di sekitar lokasi.”Hal terpenting pasca-kejadian adalah mengutamakan keselamatan. Kami juga telah meminta pihak PLN untuk segera memutus aliran listrik demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sumarno di sela-sela peninjauan.
Editor: Kastolani Marzuki
Page: