Bapanas Ungkap Penyebab Harga Cabai Rawit Tembus Rp80.000 per Kg
Get iNews App
with new looks!
Scan this QR or download app from:
Search
Mode Gelap
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Advertisement
Home
Nasional
Internasional
Megapolitan
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Comment
Share:
copy link article
Link Copied!
Read Next : Jelang Ramadan, Harga Cabai hingga Daging Ayam Kompak Naik!
Baca Selengkapnya
Advertisement . Scroll to see content
News
Nasional
Detail Berita
Bapanas Ungkap Penyebab Harga Cabai Rawit Tembus Rp80.000 per Kg
Senin, 16 Februari 2026 – 14:44:00 WIB
Share
copy link article
Link Copied!
Tangguh Yudha
Bapanas mengungkap penyebab kenaikan harga cabai rawit merah di kisaran Rp80.000 per kg dipicu faktor cuaca dan terganggunya proses pemetikan. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content
JAKARTA, iNews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap penyebab kenaikan harga cabai rawit merah di kisaran Rp80.000 per kilogram (kg). Kenaikan harga belakangan ini dipicu faktor cuaca dan terganggunya proses pemetikan, bukan karena kekurangan produksi nasional.Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menuturkan, secara nasional produksi cabai rawit masih dalam kondisi mencukupi. Namun, tingginya intensitas hujan menyebabkan proses panen tidak berjalan optimal.
Baca Juga
Jenderal Top Iran: Perang Baru Akan Jadi Pelajaran Keras bagi Trump!
“Produksi sebenarnya sangat cukup, tetapi masalahnya di petik. Saat hujan tinggi, tenaga kerja tidak berani memetik karena cabai akan cepat busuk,” ucap Ketut dalam keterangan resminya, Senin (16/2/2026).Selain faktor cuaca, keterbatasan tenaga kerja selama periode libur nasional juga disebut turut memengaruhi kelancaran distribusi. Akibatnya, pasokan ke pasar induk mengalami koreksi meski stok di tingkat petani masih tersedia.