Jalur Lingkar Selatan Cilegon Merayap Imbas One Way Arah Wisata, Polisi Minta Maaf
Scan this QR or download app from:
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Home
Aceh
Sumut
Sumsel
Jabar
Jateng
Yogya
Jatim
Bali
Kalbar
Sulsel
Babel
Lampung
Maluku
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Link Copied!
Read Next : One Way Tak Diterapkan di Jalur Mudik Arah Banten, Ini Kata Korlantas
Daerah
Regional
Detail Berita
Jalur Lingkar Selatan Cilegon Merayap Imbas One Way Arah Wisata, Polisi Minta Maaf
Senin, 23 Maret 2026 – 22:30:00 WIB
Share
Link Copied!
iNews TV
Jalur Lingkar Selatan Cilegon macet parah imbas penerapan one way di jalur wisata. (Foto: iNews)
CILEGON, iNews.id – Kepadatan kendaraan terjadi di ruas Jalan Jalur Lingkar Selatan (JLS), Cilegon, Banten, Senin (23/3/2026) malam. Penumpukan kendaraan ini merupakan imbas dari diberlakukannya sistem satu arah (one way) untuk mengurai arus balik pengunjung dari kawasan wisata pantai.Warga dan pengendara pun harus rela mengantre sejak pukul 17.00 WIB akibat rekayasa lalu lintas yang dilakukan petugas kepolisian di lapangan.
Baca Juga
Wisata Anyer-Carita Diserbu Wisatawan, Polisi Siapkan 4 Posko Pengamanan
Kepolisian terpaksa melakukan rekayasa jalan guna mencegah terjadinya bentrokan arus lalu lintas di titik-titik krusial. Petugas memprioritaskan penarikan kendaraan yang datang dari arah objek wisata Pantai Anyer dan Cinangka menuju pusat kota maupun akses tol. Akibat kebijakan ini, kendaraan dari arah sebaliknya harus tertahan hampir selama satu jam. Meski menimbulkan antrean, langkah ini diambil demi menjaga kelancaran sirkulasi kendaraan di jalur utama wisata yang mulai membeludak.
Baca Juga
Pemerintah Siapkan Paket Wisata Selama Momen Libur Lebaran
Kanit Lantas Ciwandan, AKP Haris Munandar menjelaskan, sistem one way mulai diberlakukan secara intensif pada pukul 17.30 WIB. Hal ini menyusul meningkatnya volume kendaraan wisatawan yang secara bersamaan meninggalkan lokasi pantai saat menjelang petang. “Kami terpaksa melakukan one way karena kendaraan dari arah objek wisata cukup ramai. Penarikan arus dilakukan dari arah Anyer dan Cinangka untuk memperlancar jalur keluar,” ujar AKP Haris Munandar, Senin (23/3/2026).
Editor: Kastolani Marzuki
Page: