Wali Kota Tegal Dedy Yon Bongkar Warung Aceh Diduga Jual Obat Terlarang
Scan this QR or download app from:
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Home
Aceh
Sumut
Sumsel
Jabar
Jateng
Yogya
Jatim
Bali
Kalbar
Sulsel
Babel
Lampung
Maluku
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Link Copied!
Read Next : Dirresnarkoba Polda NTT Dicopot Diduga Peras Pengedar Obat Rp375 Juta, Terancam Dipecat
Daerah
Jateng
Detail Berita
Wali Kota Tegal Dedy Yon Bongkar Warung Aceh Diduga Jual Obat Terlarang
Kamis, 26 Maret 2026 – 21:16:00 WIB
Share
Link Copied!
iNews TV
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin pembongkaran warung Aceh yang diduga jadi sarang penjualan obat terlarang. (Foto: iNews)
TEGAL, iNews.id – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengambil tindakan tegas dengan memimpin langsung pembongkaran sejumlah Warung Aceh yang diduga kuat menjual obat-obatan terlarang. Aksi ini dilakukan bersama aparat gabungan dari Polres Tegal Kota dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Kamis (26/3/2026).Penertiban ini menyasar bangunan-bangunan liar tak berizin yang berdiri di sepanjang Jalan AR Hakim, Kapten Sudibyo, Kolonel Sugiono, Dr. Cipto Mangunkusumo, hingga Kapten Ismail.
Baca Juga
Mahasiswi Tewas di Apartemen Cikarang, Diduga usai Konsumsi Obat Penggugur Kandungan
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan aktivitas ilegal. Di antaranya adalah pil jenis Hexymer warna kuning, pil putih tanpa label, serta ribuan bungkus sisa pemakaian. Menariknya, petugas juga mengamankan sebuah buku tebal berwarna hijau yang diduga berisi catatan aliran dana. Buku tersebut disinyalir merupakan daftar setoran kepada sejumlah oknum yang selama ini menjadi “beking” operasional warung-warung tersebut.
Baca Juga
Obat hingga Kosmetik Wajib Bersertifikasi Halal per 17 Oktober 2026
“Kita tidak hanya menertibkan bangunan yang tidak sesuai peruntukan dan tak berizin, tetapi juga menyelamatkan generasi muda. Warung-warung ini sangat meresahkan karena menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai konsumennya,” kata Dedy Yon Supriyono di lokasi pembongkaran. Langkah berani Wali Kota ini mendapat apresiasi luas dari warga setempat. Bahkan, sejumlah warga di kawasan Sumur Panggang ikut turun tangan membantu petugas membongkar material warung agar tidak bisa digunakan kembali untuk berjualan. “Kami sangat mendukung aksi ini. Keberadaan warung-warung tersebut sudah lama dicurigai dan membuat orang tua khawatir akan masa depan anak-anak di sini,” ujar Anto, salah seoran