Ancaman Sinar UV, Teknologi AI Bisa Deteksi Dini Kanker Kulit
Get iNews App
with new looks!
Scan this QR or download app from:
Search
Mode Gelap
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Advertisement
Home
Seleb
Health
Film
Music
Muslim
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Comment
Share:
copy link article
Link Copied!
Read Next : AI Bantu Deteksi Dini Kanker, Jadi Asisten Digital Tenaga Medis
Baca Selengkapnya
Advertisement . Scroll to see content
Lifestyle
Health
Detail Berita
Ancaman Sinar UV, Teknologi AI Bisa Deteksi Dini Kanker Kulit
Sabtu, 28 Maret 2026 – 08:58:00 WIB
Share
copy link article
Link Copied!
Annastasya Rizqa
Deteksi kanker kulit, salah satu pendekatan yang kini dikembangkan adalah skrining longitudinal berbasis kecerdasan buatan alias AI. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content
JAKARTA, iNews.id – Paparan sinar ultraviolet (UV) dengan intensitas tinggi yang terjadi sepanjang tahun di Indonesia menjadi ancaman serius bagi kesehatan kulit. Kondisi ini dapat merusak DNA kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit, tanpa memandang jenis atau warna kulit seseorang.Data Globocan menunjukkan terdapat sekitar 1.716 kasus baru melanoma di Indonesia pada 2022. Melanoma dikenal sebagai salah satu jenis kanker kulit paling ganas, dan jumlah tersebut diperkirakan lebih tinggi jika kasus kanker kulit non-melanoma turut dihitung.
Baca Juga
Baju ‘Fancy’ Vidi Aldiano Disumbangkan ke Panti Asuhan, Harry Kiss: Ustaznya Jadi Keren
Tingginya angka tersebut mendorong pentingnya deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Salah satu pendekatan yang kini mulai dikembangkan adalah skrining longitudinal berbasis kecerdasan buatan alias AI, yang memungkinkan pemantauan kondisi kulit secara lebih luas dan sistematis la