Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran
Get iNews App
with new looks!
Scan this QR or download app from:
Search
Mode Gelap
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Advertisement
Home
Nasional
Internasional
Megapolitan
Ramadan
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Comment
Share:
copy link article
Link Copied!
Read Next : PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!
Baca Selengkapnya
Advertisement . Scroll to see content
News
Internasional
Detail Berita
Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran
Jumat, 20 Maret 2026 – 10:35:00 WIB
Share
copy link article
Link Copied!
Anton Suhartono
Pemerintah Amerika Serikat mulai waswas dengan dampak serangan ke Iran, terutama harga minyak (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content
WASHINGTON, iNews.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai waswas dengan dampak serangan ke Iran yang menyebabkan konflik meluas ke negara-negara Timur Tengah. Gedung Putih dilaporkan sedang mencari cara untuk meyakinkan warga AS di tengah lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) serta krisis energi.Apalagi serangan terhadap ladang gas Iran oleh Israel yang dibalas dengan serangkaian serangan terhadap fasilitas energi di negara-negara Teluk pada Kamis (19/3/2026) semakin memperdalam harga minyak.
Baca Juga
Pembersihan Militer China ala Xi Jinping Picu Ketidakpastian di Indo-Pasifik
Harga minyak internasional melonjak sejak awal konflik pada 28 Februari, yakni hampir 50 persen dalam waktu kurang dari 3 pekan. Seiring kenaikan harga minyak mentah, harga bensin, solar, dan bahan bakar lain juga naik, mendorong kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari.Per Kamis kemarin, harga rata-rata satu galon bensin di AS mencapai 3,88 dolar, naik dari 2,93 dolar sebulan sebelumnya.