Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB
Get iNews App
with new looks!
Scan this QR or download app from:
Search
Mode Gelap
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Advertisement
Home
Nasional
Internasional
Megapolitan
Ramadan
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Comment
Share:
copy link article
Link Copied!
Read Next : MUI Desak RI Keluar dari Dewan Perdamaian Bentukan Trump usai Serangan AS-Israel ke Iran
Baca Selengkapnya
Advertisement . Scroll to see content
News
Nasional
Detail Berita
Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB
Minggu, 01 Maret 2026 – 20:17:00 WIB
Share
copy link article
Link Copied!
Riyan Rizki Roshali
Koalisi Masyarakat Sipil menolak pengiriman pasukan TNI ke Gaza usai RI gabung dengan Dewan Perdamaian bentukan Trump. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content
JAKARTA, iNews.id – Koalisi Masyarakat Sipil menolak rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza usai bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menurutnya, hal itu karena tidak adanya mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).“Kami menolak pengiriman pasukan TNI ke Gaza, jika tidak ada mandat dewan keamanan PBB,” kata Al Araf, Akademisi FH Unibraw yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Ia menyebutkan, posisi Indonesia dalam keterlibatan di BoP perlu ditinjau ulang.“BoP yang dirancang, dibangun dan didominasi oleh Donald Trump sebagai Ketua BoP juga tidak memiliki peta jalan tentang kemerdekaan Palestina sehingga seharusnya dievaluasi ulang,” ujar dia.Dia menjelaskan, BoP yang dibentuk di Davos dan diketuai oleh Do