Bekasi Gempar, Karyawan Ayam Geprek Ditemukan Tewas Membusuk Terbungkus Plastik
Scan this QR or download app from:
Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri
Anda di sini
Dashboard
Logout
Login
Network
Home
Aceh
Sumut
Sumsel
Jabar
Jateng
Yogya
Jatim
Bali
Kalbar
Sulsel
Babel
Lampung
Maluku
Your browser does not support the audio tag.
Listen
A
A
Aa
Text
Link Copied!
Read Next : Aceh Gempar! Dokter Perempuan di Gayo Lues Tewas Dibunuh Tetangga
Daerah
Jabar
Detail Berita
Bekasi Gempar, Karyawan Ayam Geprek Ditemukan Tewas Membusuk Terbungkus Plastik
Minggu, 29 Maret 2026 – 10:17:00 WIB
Share
Link Copied!
iNews TV
Warga Perumahan Mega Regency, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan kasus pembunuhan karyawan ayam geprek. (Foto: iNews)
BEKASI, iNews.id – Warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan mayat seorang karyawan kedai ayam geprek, Minggu (29/3/2026) dini hari. Korban ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi tubuh sudah membusuk dan terbungkus kain serta plastik di dalam kios tempatnya bekerja. Penemuan jasad ini pertama kali diketahui oleh pemilik gerai yang curiga dengan kondisi kios di Blok D 33 tersebut.
Baca Juga
Perempuan Ditemukan Tewas Tinggal Kerangka di Depok, Ternyata Dibunuh Suami Siri
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang memprihatinkan. Jasadnya tersembunyi di dalam kios dalam balutan kain dan plastik, yang memperkuat dugaan korban pembunuhan. “Ditemukan oleh bosnya sendiri pas Minggu dini hari. Kondisinya sudah dibungkus kain sama plastik di dalam (kios),” ujar Ali, salah seorang warga di lokasi kejadian, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga
Terungkap! Bocah SD Tewas di Cipatat KBB Ternyata Dibunuh Kakak Tiri demi HP
Petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim identifikasi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari beberapa saksi mata, termasuk pemilik kios dan warga sekitar untuk mengungkap kronologi kejadian. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas lengkap korban maupun motif di balik peristiwa berdarah ini.
Editor: Kastolani Marzuki
Page: